Sepanjang Rezim Borjuasi & Sistem Kapitalisme Masih Bercokol ! Pantang Berdiam, Terus Bergerak, Merangsek Rebut Demokrasi & Kesejahteraan

SGBN Bersama FSP FARKES Bergerak Berbareng 








Senin, 15 Juni 2015 dan tiga hari menjelang dimulainya hari pertama Bulan Ramadhan, Kamis, 18 Juni 2015. Sentral Gerakan Buruh Nasional  ( SGBN ) bersama Federasi Serikat Pekerja - Farmasi Kesehatan   ( FSP FARKES ) Reformasi bergerak, kembali turun ke jalan, mendesakan kepada pihak Kemenaker RI, menyambangi Kantor Pusat PT. Tempo Scan Pasific ( Tempo Scan Pasific Tower ) dibilangan Kuningan dan merangsek ke Mahkamah Agung RI.
Ratusan buruh PT. Tempo Scan Pasific, PUK F SP PARKES Reformasi, yang dalam dua bulan terkahir tengah mengalami Skorsing, tindakan sepihak dan semena - mena dari pengusahanya. Lantaran serikat pekerja menuntut kepada perusahaan agar segera menggulirkan pembaruan PKB ( Perjanjian Kerja Bersama ) yang sudah dalursa di PT. Tempo Sca Pasific - Cikarang, Bekasi. Dimana menyangkut PKB berhubungan langsung dengan faktor kesejahteraan para pekerja yang terbilang mempunyai masa kerja yang lama, dan seperti pengusaha pada umumnya, jika menyangkut kesejahteraan pekerja, bersiasat dengan segala kebusukannya untuk menahan agar tidak perlu ada penambahan - penambahan hak pekerja, dan berupaya memukul para pekerja dan serikat pekerja yang memperjuangkan hajat hidup para anggotanya dengan melakukan Skorsing serta menskorsing hingga mem PHK para pimpinannya.

Menyusul MOGOK kerja yang dilakukan oleh pekerja dan anggota PUK F SP FARKES PT. Tempo Scan Pasific, yang sebenarnya telah berlangsung legal, tapi dibalas dengan perbuatan penghancuran serikat buruh, serta skorsing yang dipaksakan. Hingga tulisan ini dibuat, para pekerja masih hadir dilokasi tempat kerja dan terus menunjukan kegigihannya berjuang.

Pada momentum dimana SGBN juga merencanakan aksinya, menyambangi Mahkamah Agung dan mendesakan tanggung jawab pemerintah dalam hal ini khususnya Kementerian Tenaga Kerja RI, atas nasib kaum buruh. Sejalan dengan niat para pekerja PT. Tempo Scan Pasific, anggota PUK FSP FARKES Reformasi untuk kembali memberikan tekanan kepada managemen pusat, sehingga aksi massa pun dilakukan berbareng dan bersama dengan sasaran yang disambangi dengan bersama - sama pula.

Senin pagi, pukul 10 massa aksi sudah berkumpul di titik kumpul, samping gedung BULOG, Jalan Gatot Subroto, dikoordinir oleh Akbar Tanjung, unsur DPN SGBN selaku Korlap, dilengkapi dengan M Yahya yang juga unsur DPN SGBN bersama perwakilan dari DPP Farkes Reformasi, Kawan Joko, aksi dipimpin dan lanjut mengarah pada gedung Kemenaker.

Delegasi diterima pihak kemenaker dan menyampaikan beberapa hal pokok yang perlu dikerjakan oleh Kemenaker, sedikitnya melakukan pemanggilan kepada pimpinan utama PT. Tempo Scan Pasific, dan dengan desakan, pihak Kemenaker pun menjanjikan akan melakukan pemanggilan ini.

Sekitar pukul 11.30 WIB siang massa aksi bergeser ke lokasi, Tempo Scan Pasific Tower, tak jauh dari gedung Kemenaker, sedikit melawan arus dan disambut dengan barisan polisi yang menjaga, dan kerumunan pekerja di Tempo Scan Pasific, aksi relatif mendapat perhatian dan mengejutkan pihak managemen pusat.

Orasi perjuangan dikemukakan dari setiap perwakilan organisasi, SGBN maupun FARKES, hingga sekitar pukul 13.30 WIB aksi di depan Tempo Scan Pasific usai, dan massa bersiap untuk menuju sasaran aksi selanjutnya, ke Mahkamah Agung RI.

Dengan perjalanan sekitar hampir 1 jam, massa aksi tiba di depan gedung Mahkamah Agung, seperti biasa, barisan polisi penjaga berikut pengamanan dalam gedung MA sudah berbaris menyambut kedatangan massa aksi.

Kekuasaan Dan Siapa Yang Berkuasa Menentukan Bagaimana Nasib Kaum Buruh


M Yahya bersama Akbar Tanjung, pimpinan aksi membuka dan memulai aksi dengan penjelasan dan orasi perjuangan, yang pada intinya menyatakan, bahwa pemerintah berikut lembaga yudikatifnya, seperti Mahkamah Agung RI, setali tiga uang, sama - sama tidak berpihak kepada kaum buruh, melainkan lebih condong kepada pemodal.

“ Hukum dinegeri ini milik yang berkuasa, ketika kekuasaan berada ditangan pemilik modal, maka hukum akan mengabdi dan tunduk kepadanya, pemilik modal “

“ Tak terbilang kasus perburuhan yang ada di indonesia, tak terbilang pula perkara kaum buruh dikalahkan, karena demikian memang keniscayaannya, hukum dinegeri pemodal, tetapi walalupun demikian, kita harus terus merangsek, agar kemenangan tetap ada pada kita, karenanya hari ini, kemarin atau nanti, kita akan terus bergerak, mendatangi semua lembaga, instansi dan setiap pihak yang berhubungan dengan nasib kaum buruh, menagih tanggung jawab dan merebut keadilan kita “,  M Yahya berseru dengan Megaphone ditangan kanannya.

Disampaikan juga dalam paparan orasi politik dari para orator disetiap titik aksi tak terkecuali di depan Mahkamah Agung ini, bahwa kemerdekaan berserikat yang direnggut, seperti terjadi pada buruh Tempo Scan Pasific, dan banyak buruh yang juga mengalami hal sama di indonesia, juga kesejahteraan yang masih jauh dari seharusnya, harus dijawab dengan perlawanan gigih, persatuan perjuangan, hingga terwujudnya jaminan demokrasi yang sejatinya serta kesejahteraan yang membahagiakan.

Delegasi diterima pihak MA dan aksi masih bergulir dengan mengawal dan memperkuat perwakilan yang berada didalam untuk mengkonfirmasi beberapa kasus anggota SGBN yang berada di tingkat MA, agar ditangani dengan cepat serta diputuskan dengan seadil - adilnya.

Sekitar pukul 16.00 WIB delegasi selesai melaksanakan tugasnya menjumpai pihak MA, tak lama berselang, aksi pun di akhiri, dengan ceremoni kumandang lagu Internasionale, dan massa tak berarti langsung kembali ketempat masing - masing, melainkan berlanjut kumpul bersama di Pintu Monas Indosat, patung kuda untuk evaluasi singkat dan mendiskusikan beberapa hal pokok, terutama dihubungkan dengan proses aksi, rencana lanjut perjuangan ditengah bulan ramadhan nanti.

Persisnya hampir pukul 18.00 WIB keseluruhan rangkaian gerak bersama SGBN dan FSP FARKES Reformasi di cukupkan, dan massa kembali menuju asalnya masing - masing dengan semangat juang yang selalu membara dan bersiap bergerak pada arena dan kesempatan juang berikutnya.

SGBN dan FSP FARKES bergerak, tuntut jaminan hak demokrasi dan kesejahteraan kaum buruh.
Menegaskan kegagalan pada pemerintah, aparatnya, DPR dan partai - partai borjuasi yang ada selama ini, karena tidak mampu menegakan demokrasi sejatinya serta tidak pernah mensejahterakan kaum buruh.
Pada kesempatan aksi ini juga di nyatakan kepada massa luas, bahwa hanya jika kekuasaan ditangan kaum buruh dan rakyat lah, demokrasi sejati, kesejahteraan terwujud dengan baiknya.

Sehingga kaum buruh, disamping berjuang pada lapangan hak ekonomisnya, sudah tak bisa berlama lagi, harus segera membangun partai politiknya kaum buruh bersama rakyat, tanpa elit borjuasi.



Bergerak Bersama, berjuang Bersama
Bangun Persatuan Gerakan Buruh - Hancurkan KAPITALISME


Buruh Berkuasa, Rakyat Sejahtera


Red Proletar
Sebarkan Artikel Ini :
Sebar di FB Sebar di Tweet Sebar di GPlus

Tentang Unknown

Website ini tentang persatuan dan konsolidasi Perjuangan Buruh dari Serikat Buruh di tingkat basis, perusahaan maupun federasi lokal serta nasional untuk menuntaskan tugas sejarah perjuangan buruh Indonesia. Berjayalah Kaum Buruh Indonesia!
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. Mohon dimaafkan sebelumnya....!! terpaksa sy ngeposting disini karna sy sudah mengalami skrg bagaimn rasanya tinggal di perantauan jd TKW. Anak dan suami di tinggal di kampung. Sy dulu 4 tahun 5 bulan tinggal di Taichung Taiwan.. hanya jeritan batin dan tetes air mata selalu menharap. tp tdk ada hasilnya sm sekali. Cuman gali lobang tutup lobang trus. dulu.. pengen pulang ke indo gaji tidak seberapa. Tetapi namanya juga rejeki itu tidak ada yg tau. Yg penting kita betul-betul yakin dan percaya Pasti ada jlan keluarnya. Halal tidaknya hanya tuhanlah yg menentukan. Kebetulan waktu itu sy istirahat di kamar buka facebook dapt nmor telpon Mbah Suroto di halaman tki sukses. setelah sy baca ternyata beliau murid Eyang Guru Jugo dari gunung kawi. dengan adanya Pesugihan Dana Ghaib ini dan Pesugihan Anka ghaib/Togel 2D sampai 6D pilihan..., sy memilih jalan Pesugihan Dana Ghaib saja karna tidak ada tumbal menumbal. alhamdulillah ternyata benar2 terbukti hasil nya dari Mbah. skrg sy bsa buka usaha kecil-kecilan di rumah.. ya allah terima kasih rejekimu ini yg enkau berikan. Mungkin ada teman pengen merubah nasib nya seperti sy. ini nomr nya Mbah Suroto +6282291277145 karna tidak ada salahnya kita berbagi. sy sudah merasakan manis pahitnya tinggal di perantauan. Trmksh

    ReplyDelete

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Redaksi SGBN. Kami berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.
Untuk saran, koreksi dan hak jawab, atau pengiriman press rilis, silahkan mengirimkan email ke sgbnweblog@gmail.com